Rapat DPM: Saya Seorang Legislator!

Pagi ini saya datang ke kampus pagi-pagi, terlepas dari status ‘libur’ yang disandangkan untuk beberapa hari/minggu terakhir ini di Institut Pertanian Bogor. Ngapain ke kampus, capek-capek jalan naik motor satu jam dari Kedunghalang pagi-pagi begini kalau nggak kuliah? Sederhana jawabannya, yaitu karena saya menghadiri rapat Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Nah, mengenai DPM. Saya yakin teman-teman sudah tahu ya mengenai DPM itu apa. Bagi yang belum tahu… DPM itu sebenarnya bisa dikatakan mirip dengan yang namanya PK (Perwakilan Kelas) pas di SMA. Itu nggak tahu juga? Waduh rada berabe kalau begini… oke deh akan saya jelaskan.

 Jadi yang namanya organisasi/lembaga kemahasiswaan di kampus itu ada banyak jenisnya. Ada yang namanya Himpunan Profesi, organisasi kelembagaan, Lembaga Struktural, dan lain-lain. Nah, ada satu yang namanya itu Badan Eksekutif Mahasiswa a.k.a. BEM.

Di universitas, BEM adalah organisasi yang memiliki fungsi eksekutif, atau secara bahasa politiknya adalah menjalankan pemerintahan. Secara garis besar tugas dari BEM adalah menyelenggarakan event-event untuk mahasiswa secara umum. Misalnya nih ya… seminar mengenai penulisan karya ilmiah, seminar motivasi diri, seminar ini itu… atau bahkan mungkin beberapa lomba. Jelasnya BEM itu bagaikan sebuah pemerintah, dengan mahasiswanya bagaikan warga negara.

—memang penjelasannya bakal lebih panjang mengenai BEM, tak sekedar ‘pemerintah’ belaka, tapi itu akan saya jelaskan lain kali. Sekarang, kita masuk ke DPM.

Continue reading

Peculiar Things: Sebuah Kenyataan

Beberapa hari ini saya cukup sibuk. Agenda olahraga dalam rangka pengurangan berat badan, belajar dan mencari bahan-bahan materi untuk menghadapi UAS, menghafalkan nama-nama daun untuk persiapan menghadapi Ujian Akhir Praktikum Dendrologi, dan – yang paling utama, tentu saja – berburu buku sesuai dengan rencana yang sudah saya susun sejak awal bulan Desember ini.

Musim liburan berarti akan ada banyak orang yang berbelanja. Dan, apabila banyak yang berbelanja, ada kecenderungan akan terjadinya diskon/potongan harga. Dan ternyata memang benar, di mall manapun di Bogor selama tiga hari kemarin semuanya memasang diskon, dan penuh akan pengunjung. Di satu mall saya sampai-sampai tidak kebagian tempat parkir motor, dan terpaksa parkir di dekat pangkalan ojek seberang mall tersebut.

Para pengunjung kebanyakan datang dalam kelompok-kelompok keluarga besar. Banyak yang membawa kakek nenek, ayah ibu, adik cucu keponakan, dan terutama adalah bayi. Berkali-kali saya di eskalator, pasti ada saja bayi yang lagi digendong sama bapak/ibunya, menatap saya dari bahu penggendongnya. Perlu kekuatan tekad yang sangat besar dari diri saya untuk tidak membuat tangan saya melayang dan mencubit pipi-pipi mereka yang imut :3

Anyway, saya bukan mau bercerita mengenai bayi sekarang. Saya mau bercerita mengenai pengalaman saya di toko buku Gramed beberapa hari yang lalu. Continue reading

Balada Pengambilan Rapor

Apa kabar semuanya? Sebelum memulai, sekali lagi saya meminta maaf kepada teman-teman narablog karena saya belum sempat berkunjung ke semua teman-teman yang berkunjung ke sini. Blogwalking akhir-akhir ini rada sulit dilakukan bagi saya karena jadwal yang padat dan waktu yang tak mendukung. Liburan telah tiba, saya dituntut untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga saya. Jalan-jalan, traveling, sampai ngalor-ngidul bareng :P

Omong-omong, hari ini ibu dan adik saya kembali ke Cilacap. Untuk liburan, tentu saja, di kampung halaman. Saya tidak ikut karena sedang belajar dan persiapan untuk menghadapi Ujian Akhir Semester. Ada banyak nama daun yang harus dihafal, dan juga langkah-langkah penggergajian yang harus dipahami. Belasan slide, seperti biasa :) Karena adik saya pulang hari ini, maka sebuah amanah dititipkan kepada saya untuk dilaksanakan: mengambil rapornya di sekolahan.

Semuanya berjalan sangat lancar. Datang, mengisi nama dan tandatangan di daftar hadir, masuk ruang kelas, kemudian duduk mengantri bersama bapak-bapak dan ibu-ibu lainnya. Semua yang ada di dalam kelas tersebut semuanya adalah orang dewasa, bersama keluarganya. Ada yang membawa anak, ada yang membawa bayi yang duduk di meja depan saya sembari menatap saya dengan polosnya, ada yang bahkan membawa kakek dan neneknya. Dan sebagainya. Continue reading

Tentang GA dan Liburan

Hari ini saya sangat senang. Kenapa? Karena, setelah menunggu sangat lama (baru juga beberapa hari sebenarnya sih #plakplak) akhirnya hadiah GA dari mbak Dhila, yaitu dari Tasbih 1433H, akhirnya sampai ke rumah saya di Bogor. Yay! :mrgreen:

Kalau mau dikata jujur, saya sama sekali nggak nyangka bisa dapet buku ini. Udah daftar GA-nya telat, foto yang diambil juga foto ala kadarnya, dsb. dsb. Di sini saya mau ngucapin terima kasih sebanyak-banyaknya sama mbak Dhila, dan sama semuanya juga. Terima kasih banyak :D Continue reading

Polling: Mau Baca Yang Mana?

Halo, apa kabar teman-teman semuanya? Saya ada polling sedikit nih di bawah ini, buat yang bersedia, tolong dijawab ya. Buat yang nggak bersedia… hehe, ayo dong jawaab, lumayan khan bantuin saya. Ya ya? Makasih :mrgreen:

Jadi… here we go:

Sebenarnya ini tidak ada maksud apa-apa, cuma iseng ingin tahu. Ketiga novel tersebut – dengan ringkasannya masing-masing – adalah novel yang masing-masing ditulis oleh saya dan dua teman saya untuk NaNoWriMo kami tahun ini yang – Alhamdulillah – berhasil kami selesaikan. Saya iseng ingin tahu, di antara ketiga tema tersebut, kira-kira mana sih yang paling diminati oleh orang-orang? Makanya saya pasang polling ini.

Buat yang udah ngejawab, makasih yaa. Buat yang belum ngejawab… cepetan jawab! #maksa #plakplakPLAK :P

Sekali lagi, terima kasih.

Childhood Wishes: Sebuah Kilas Balik

Kesan pertama Anda saat melihat gambar di atas? Mungkin ini: Oh tidak, jangan postingan mengenai Harry Potter lagi! Atau mungkin: Ah si Mas Ahmad ini bikin postingan mengenai Harpot melulu! Atau bahkan mungkin Ah ini si Mas kok kekanakan banget sih!

Nah, dalam postingan ini, saya akan memberi peringatan dini. Isi dari posting ini 100% adalah curhat dan opini, jadi bagi yang tidak bisa menerima pendapat orang harap mundur. Ya, arahkan kursor ke tanda silang kecil di pojokan Tab, yaaap, Close! Bagus. Ah, dan hal yang sama juga berlaku bagi Anda-Anda yang tidak menyukai Harry Potter, atau lebih parah lagi, tidak menyukai anak-anak. Sudah? Oke, bagus sekali, terimakasih. Sekarang, bagi Anda-Anda yang tersisa di sini, saya akan bercerita kepada Anda sedikit mengenai diri saya. Continue reading

Kisah Perbedaan Budaya

Hari ini seperti biasa saya masuk kuliah di kampus jam delapan pagi. Kuliah pertama adalah KSDAH, Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati. Sudah berbulan-bulan kuliah ini kami jalani, dengan berbagai dosen yang berbeda, dan setiap dosennya pasti sangat piawai dalam menyampaikan berbagai pesan moral untuk hidup di tengah-tengah kuliahnya.

Nah, hari ini tidak berbeda. Pak Dosen masuk kelas, memberikan materi mengenai kawasan hutan lindung, satu jam mata kuliah berlalu, beberapa anak ada yang sudah mengantuk, ketika mendadak beliau menyambungkan mengenai budaya hutan tanaman rakyat di Sumatera ke perbincangan mengenai budaya-budaya di Indonesia.

Beliau berkata, “Kalian tahu, orang-orang Jawa itu adalah orang-orang yang paling nggak ikhlas dalam bekerja.” Continue reading