Hari Jumat kemarin, bersamaan dengan terselesaikannya soal nomor terakhir ujian mata kuliah Analisis Meteorologi, maka berakhir pulalah Ujian Tengah Semester genap tahun ini bagi saya. Banyak cerita dari UTS kali ini. Dari yang suka hingga duka, namun kalau boleh dikatakan sejujur-jujurnya, maka saya akan mengatakan.. bahwa jauh lebih banyak suka-nya daripada duka.
Apa saja sih suka-nya? Yah… diantaranya: saya belajar nggak sendirian, selalu ada yang nemenin – biarpun cuma satu orang (hahem..
); kemudian saya sudah belajar dari jauh-jauh hari, sehingga pas H-1 saya tinggal review ulang, baca-baca kembali materi; saya sudah menghadap beberapa kakak kelas, meminta materi-materi slide dan contoh-contoh soal tahun lalu (yang mana ada di antaranya ternyata sama persis dengan soal-soal UTS tahun ini. Seriusan!); dan masih banyak lagi kesenangan yang terjadi.
Efeknya? Well, tentu saja sebagai yang utama adalah saya tidak garah-gusuh pas sudah H minus 1. Saya tinggal duduk santai, baca review dengan ditemani kopi sampai malam, saya mengulas dengan tenang (meskipun ada juga yang enggak sih, huhu
), dan lain-lain. Dan mengenai belajar bareng – wah, tentu saja ini sangat menyenangkan ya. Bagaimana mungkin tidak? Duduk bareng temen-temen, membahas soal bareng-bareng, kemudian kalau sudah agak jenuh tinggal makan cemilan ramai-ramai dan ngeceng-cengin satu sama lain.
Sempat ada satu hari saya lagi males, saya lagi pengen belajar sendirian aja (namanya juga ABG, masih galau-galuan
), tapi kemudian teman dekat saya menghubungi, sebut saja namanya Alwi. Dia meminta saya nemenin belajar bareng. Wah, tentu saja saya awalnya males, mana lagi galau, lagi sakit kepala juga… tapi saya pun akhirnya datang. Dan tidak disangka-sangka, si Alwi ternyata mengundang banyak sekali anak-anak kelas juga. Hadeuh… semuanya jadi berisik dong…
Tapi ternyata – ternyata, saya malah mendapati sakit kepala saya sedikit demi sedikit menghilang bersama kegalauan saya. Berkeliling menghampiri teman-teman saya satu demi satu, membantu mengerjakan soal-soal yang ada di lembar UTS tahun-tahun lalu, dan lain-lainnya… semuanya terasa sangat menyenangkan. Saya senang mengajarin teman-teman saya, apalagi ada si ehem di sana… xixixi.
Anyway. Intinya UTS kali ini sangat lancar dan menyenangkan, jauh berbeda dibandingkan dengan UTS” sebelumnya. Masalah nilai mah masalah kesekian… kurang begitu penting. Yang jelas, sekarang semuanya terasa sangat puas!
Harapan saya sederhana: semoga kedepannya bisa terus seperti ini… dan semoga bisa lebih dekat lagi dengan si ehem huehuehuekkeke






